Hi, Guest!

Termite Control

Update Terakhir
:
21 / 07 / 2017
Min. Pembelian
:
1 Unit
Harga
Hubungi Kami
Bagikan
:

Perhatian !

Perusahaan ini terdaftar sebagai Free Member. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,harap berhati-hati ketika melakukan transaksi. Indonetwork tidak melakukan verifikasi alamatdan dokumen untuk keanggotaan Free Member. Kami tidak bertanggung jawab apabila terjadihal-hal yang tidak diinginkan.


Detail Termite Control

INTEGRATED TERMITE CONTROL TERMINIX INTERNATIONAL INDONESIA PT. AGRICON PUTRA CITRA OPTIMA I. SISTEM SEMPROT & INJEKSI Metode : Chemical Barrier System (CBS) a. Untuk bangunan yang belum dibangun (Pre-Construction Building) b. Untuk bangunan yang sudah dibangun (Post-Construction Building) Cakupan hama : Semua Jenis Rayap Tanah (Subterranean Termites) PROSEDUR PEKERJAAN Prosedur pekerjaan tersebut akan dilakukan dengan cara sebagai berikut : 1. Pre- Construction a. Foundation Treatment (Pondasi) Ditujukan untuk membuat lapisan penghalang agar koloni rayap di bawah tanah tidak bisa masuk ke bangunan melalui pondasi/lantai. Tahapan pelaksanaannya sebagai berikut : i. Dilakukan penyemprotan ke dalam galian pondasi dan dinding pondasi sebanyak + 5 liter/m2. ii. Dilakukan penyemprotan pada tanah urug setelah pondasi terpasang secara bertahap hingga seluruh pondasi tertutup oleh tanah urug. b. Soil Treatment (Lantai tanah) Ditujukan untuk melindungi seluruh lantai bangunan dari kemungkinan naiknya rayap ke atas di kemudian hari. Tahapan pelaksanaannya sebagai berikut : i. Penyemprotan dilakukan setelah proses urugan tanah selesai dan diratakan untuk membuat lantai kerja. Penyemprotan juga bisa dilakukan saat tanah urug sudah ditimbun dengan pasir lantai kerja. ii. Dilakukan penyemprotan pada lapisan teratas tanah urug pada lantai bangunan sebanyak + 2,5 liter/m2. c. Wood Treatment (Kayu) Ditujukan untuk melapisi kayu dengan termitisida sebelum di-finishing untuk mencegah adanya serangan di kemudian hari. Tahapan pelaksanaannya sebagai berikut : i. Dilakukan pelaburan/penyemprotan termitisida pada seluruh kusen kayu bangunan sesuai tahapan pembangunan. ii. Dilakukan pelaburan/penyemprotan termitisida pada seluruh kayu struktur atap sebelum dipasang dengan tujuan agar pelaburan/penyemprotan dapat lebih menyeluruh. Spesifikasi pengendalian, area & hama sasaran & alat yang akan digunakan sebagai berikut: Jenis pengendalian Area sasaran Hama sasaran Alat CBS – Pre Construction Area pondasi, lapisan teratas tanah urug bangunan & seluruh material kayu Subterranean Termite Drum, Power Sprayer, Injector & Hand Sprayer Alternatif termitisida yang akan digunakan : Nama Dagang Nama Bahan Aktif No. Izin Komisi Pestisida Konsentrasi ml/ltr Dosis ltr/m Hama Sasaran Leman 100 EC Cypermetrin 100 g/l RI 1767/11-2002/T 1 : 80 5 Subterranean Termite Premise 200 SL Imidaklopid 200 g/l RI 1160/6-2002/T 1 : 400 5 Subteranaen Termite Prevail 100 EC Cypermetrin 100 g/l RI 52315/11-2002/T 1 : 80 5 Subterranean Termite Option 50 SL Imidaklopid 200 g/l RI 138261/8-2006/T 1 : 100 5 Subteranaen Termite Adapun kelebihan dari bahan aktif Imidakloprid dan Cypermetrin tersebut adalah : 1. Imidakloprid ( Premise ) ü Cocok untuk kondisi bangunan yang belum berdiri ( Pree construction ) & bangunan yang sudah berdiri ( Post construction ) ü Bisa Mengendalikan rayap yang sudah keball terhadap bahan aktif ü Mempunyai unsur solven yang bagus yaitu; bahan–bahan pencampurnya baik, jadi daya kerja racun terhadap rayap lebih cepat. ü Memberikan pengendalian diatas 5 tahun, atau lebih lama dari bahan aktif lain. ü Mempunyai daya bunuh yang kuat. ü Tidak tercuci atau terbawa kedalam lapisan tanah yang paling dalam. ü Mempunyai daya ikat terhadap tanah lebih kuat. 2. Cypermetrin ( Leman ) ü Mempunyai aksi ganda : mengendaliakan dan bersifat sebagai repelen/penolak rayap. ü Mempunyai formulasi yang telah disempurnakan sehingga mampu memberikan knockdown effect yang maksimal. ü Memberikan pengendalian yang sempurna selama 5 tahun untuk pra konstruksi. ü Terikat kuat dalam tanah sehingga tidak tercuci dan tidak mencemari tanah. ü Mempunyai tekanan uap yang rendah sehingga bahan aktifnya tidak terlepas ke udara. ü Relatif aman terhadap operator selama aplikasi. ü Memberikan pengendalian maksimal dan biaya optimal. TUJUAN Mengeleminasi keberadaan koloni rayap tanah di : a. Bawah tanah sebelum menyerang bangunan b. Dalam bangunan (untuk pelanggan yang bangunanya sudah terserang) TANGGUNG JAWAB PENGGUNA JASA Untuk memperoleh hasil pengendalian hama yang optimum, maka diperlukan kerjasama dari pihak pengguna jasa dalam hal : a. Menyediakan gambar kerja yang meliputi denah pondasi, dan letak pompa air tanah/sumur. b. Mengurus perijinan untuk Terminix memasuki lokasi pembangunan dan menyediakan sumber air dan listrik di lokasi pembangunan. 2. Post-Construction a. Foundation Treatment (Pondasi) Ditujukan untuk membuat lapisan penghalang agar koloni rayap di bawah tanah tidak bisa masuk ke bangunan melalui pondasi/lantai. Tahapan pelaksanaannya sebagai berikut : i. Dilakukan pengeboran lantai (diameter 8 mm) pada kedua sisi dari dinding pondasi setiap 30-40 cm. ii. Larutan termitisida kemudian diinjeksikan ke tiap lubang (2 liter) sehingga membentuk ikatan lapisan penghalang di dalam tanah. iii. Dilakukan penutupan lubang dengan semen berwarna serupa dengan warna lantai b. Wood Treatment (Kayu) Ditujukan untuk mengeliminasi rayap yang sudah menyerang bangunan sekaligus melapisi kayu pengganti sebelum di-finishing, dengan termitisida untuk mencegah adanya serangan di kemudian hari. Tahapan pelaksanaannya sebagai berikut : i. Dilakukan pemeriksaan yang mendetail pada bangunan guna mengetahui titik serangan rayap. ii. Dilakukan pelaburan/penyuntikan/penyemprotan termitisida pada kayu yang terserang. iii. Dilakukan pelaburan/penyemprotan termitisida pada kayu pengganti sebelum di-finishing. GARANSI Garansi berupa garansi pekerjaan ulang tanpa biaya jika selama berlakunya masa garansi masih ditemukan adanya serangan rayap tanah (Subterranean Termite) di bangunan yang telah dilakukan pengendalian sebelumnya oleh Terminix. Terminix tidak menggaransi penggantian kerusakan bangunan dan barang. Garansi ini akan gugur jika terdapat penambahan bangunan dan/ material bangunan baru yang mengandung kayu tanpa dikonfirmasikan terlebih dahulu kepada pihak Terminix. Berdasarkan Surat Pemberitahuan DPP IPPHAMI (Ikatan Perusahaan Pengendalian Hama Indonesia) tertanggal 1 Oktober 1997, maka jangka waktu pemberian garansi pengendalian rayap yang resmi di Indonesia untuk bangunan yang sudah jadi/yang sedang dibangun dengan kondisi lantai bangunan sudah ditutup semen, adalah selama 3 tahun terhitung semenjak pekerjaan pengendalian mulai dilaksanakan. Sedangkan untuk bangunan yang belum dibangun adalah 5 tahun terhitung semenjak pekerjaan pengendalian mulai dilaksanakan. II. SISTEM PENGUMPANAN Metode : Termite Baiting System (TBS) dengan menggunakan metode pengumpanan Sentricon System. Cakupan hama : Rayap Tanah (Subterranean Termite) jenis Coptotermes Sp. SEJARAH SENTRICON Sentricon System mulai dikembangkan di Amerika Serikat sejak tahun 1989. Dimulai dengan penelitian para entomologis dari Universitas Florida yang menyimpulkan bahwa bahan aktif hexaflumuron merupakan bahan terbaik untuk digunakan dalam teknik pengumpanan rayap. Setelah melalui proses penelitian yang mendalam di tahun 1995 Sentricon System mulai dipasarkan kepada perusahaan-perusahaan pengendalian rayap di Amerika Serikat (salah satu yang terbesar adalah Terminix International Amerika Serikat), dan berkembang pesat hingga kini. Beberapa bangunan yang telah mempergunakan Sentricon System ini antara lain Statue of Liberty, The White House & Independence Hall. Di Indonesia, Sentricon System masuk sejak tahun 2000 dan hingga kini terbukti paling efektif untuk mengeliminasi rayap tanah jenis terganas di Indonesia yakni Coptotermes Sp. Terminix International Indonesia dengan bantuan penuh materi & bimbingan dari Terminix International Amerika Serikat kini sudah menjadi perusahaan pelaksana terbesar Sentricon System dengan pelanggan antara lain Apartment Casablanca, Apartemen Permata Hijau, Amanusa Resort Indonesia, CSIS, Rumah Sakit Awal Bross, Trakindo, Goodyear, Nestle dan ratusan bangunan komersial & residential lainnya. PROSEDUR PEKERJAAN a. Installation Dilakukan pemasangan seluruh sistem pengumpanan pada lokasi meliputi : • In-Ground Station Stasiun umpan yang ditanam ke dalam tanah di sekeliling bangunan setiap ± 5 m. Stasiun umpan berisikan kayu umpan untuk memancing rayap yang sedang mencari makanan terus menerus selama 24 jam secara acak (foraging & random). • Above-Ground Station Stasiun umpan yang dipasang langsung pada bangunan yang terserang. (hanya dipasang jika sudah ada serangan rayap aktif di bangunan). Berisikan langsung racun rayap berbentuk tissue yang disukai rayap. b. Monitoring Dilakukan pemeriksaan rutin pada In-Ground Station tiap 2 minggu sekali. Jika ditemukan adanya serangan rayap aktif pada kayu umpan, maka kayu umpan diganti dengan recuit II. Monitoring juga dilakukan pada Above-Ground Station untuk memastikan apakah umpan telah termakan dan jumlah umpan masih mencukupi sampai monitoring selanjutnya. Pada saat melakukan monitoring, dilakukan pula inspeksi pada area disekitar station dan area kritikal lainnya untuk mengetahui adanya infestasi rayap baru. c. Elimination Dilakukan pemeriksaan rutin & penambahan tissue di dalam In-Ground & Above-Ground Station tiap 2 minggu sampai koloni rayap habis tereliminasi (umumnya 3-6 bulan). d. Monitoring Lanjutan Setelah proses eliminasi koloni selesai, teknisi akan tetap melakukan monitoring pada Above-Ground Station dan mengganti Recruit II pada In-Ground Station dengan WMD / kayu umpan kembali. Pemeriksaan In Ground Station kembali dilakukan tiap 2 bulan sekali. SPESIFIKASI PENGENDALIAN Aplikasi & Peralatan yang digunakan : APLIKASI PENGENDALIAN AREA SASARAN HAMA SASARAN PERALATAN Pengumpanan Bangunan yang terserang, taman sekliling bangunan Subterranean Termite (Coptotermes Sp.) Drilling Machine, Inground Station & Above Ground Station Bahan yang akan digunakan : NAMA DAGANG BAHAN AKTIF KLASIFIKASI / GOLONGAN FUNGSI HAMA SASARAN Sentricon Hexaflumuron IGR (Insect Growth Regulator) Menghambat proses ganti kulit rayap sehingga mengakibatkan kematian Subterranean Termite – Coptotermes Sp. GARANSI Terminix menggaransi akan tereliminasinya koloni rayap tanah (Subterranean-Termite) jenis Coptotermes Sp.

Tampilkan Lebih Banyak

terminix international indonesia ( pest control)
Taman Sentosa Blok B4 no 3 Cikarang Bekasi, cikarang
Indonesia 17750
cikarang
-
08XX-XXX-XXX

Detail Termite Control

INTEGRATED TERMITE CONTROL TERMINIX INTERNATIONAL INDONESIA PT. AGRICON PUTRA CITRA OPTIMA I. SISTEM SEMPROT & INJEKSI Metode : Chemical Barrier System (CBS) a. Untuk bangunan yang belum dibangun (Pre-Construction Building) b. Untuk bangunan yang sudah dibangun (Post-Construction Building) Cakupan hama : Semua Jenis Rayap Tanah (Subterranean Termites) PROSEDUR PEKERJAAN Prosedur pekerjaan tersebut akan dilakukan dengan cara sebagai berikut : 1. Pre- Construction a. Foundation Treatment (Pondasi) Ditujukan untuk membuat lapisan penghalang agar koloni rayap di bawah tanah tidak bisa masuk ke bangunan melalui pondasi/lantai. Tahapan pelaksanaannya sebagai berikut : i. Dilakukan penyemprotan ke dalam galian pondasi dan dinding pondasi sebanyak + 5 liter/m2. ii. Dilakukan penyemprotan pada tanah urug setelah pondasi terpasang secara bertahap hingga seluruh pondasi tertutup oleh tanah urug. b. Soil Treatment (Lantai tanah) Ditujukan untuk melindungi seluruh lantai bangunan dari kemungkinan naiknya rayap ke atas di kemudian hari. Tahapan pelaksanaannya sebagai berikut : i. Penyemprotan dilakukan setelah proses urugan tanah selesai dan diratakan untuk membuat lantai kerja. Penyemprotan juga bisa dilakukan saat tanah urug sudah ditimbun dengan pasir lantai kerja. ii. Dilakukan penyemprotan pada lapisan teratas tanah urug pada lantai bangunan sebanyak + 2,5 liter/m2. c. Wood Treatment (Kayu) Ditujukan untuk melapisi kayu dengan termitisida sebelum di-finishing untuk mencegah adanya serangan di kemudian hari. Tahapan pelaksanaannya sebagai berikut : i. Dilakukan pelaburan/penyemprotan termitisida pada seluruh kusen kayu bangunan sesuai tahapan pembangunan. ii. Dilakukan pelaburan/penyemprotan termitisida pada seluruh kayu struktur atap sebelum dipasang dengan tujuan agar pelaburan/penyemprotan dapat lebih menyeluruh. Spesifikasi pengendalian, area & hama sasaran & alat yang akan digunakan sebagai berikut: Jenis pengendalian Area sasaran Hama sasaran Alat CBS – Pre Construction Area pondasi, lapisan teratas tanah urug bangunan & seluruh material kayu Subterranean Termite Drum, Power Sprayer, Injector & Hand Sprayer Alternatif termitisida yang akan digunakan : Nama Dagang Nama Bahan Aktif No. Izin Komisi Pestisida Konsentrasi ml/ltr Dosis ltr/m Hama Sasaran Leman 100 EC Cypermetrin 100 g/l RI 1767/11-2002/T 1 : 80 5 Subterranean Termite Premise 200 SL Imidaklopid 200 g/l RI 1160/6-2002/T 1 : 400 5 Subteranaen Termite Prevail 100 EC Cypermetrin 100 g/l RI 52315/11-2002/T 1 : 80 5 Subterranean Termite Option 50 SL Imidaklopid 200 g/l RI 138261/8-2006/T 1 : 100 5 Subteranaen Termite Adapun kelebihan dari bahan aktif Imidakloprid dan Cypermetrin tersebut adalah : 1. Imidakloprid ( Premise ) ü Cocok untuk kondisi bangunan yang belum berdiri ( Pree construction ) & bangunan yang sudah berdiri ( Post construction ) ü Bisa Mengendalikan rayap yang sudah keball terhadap bahan aktif ü Mempunyai unsur solven yang bagus yaitu; bahan–bahan pencampurnya baik, jadi daya kerja racun terhadap rayap lebih cepat. ü Memberikan pengendalian diatas 5 tahun, atau lebih lama dari bahan aktif lain. ü Mempunyai daya bunuh yang kuat. ü Tidak tercuci atau terbawa kedalam lapisan tanah yang paling dalam. ü Mempunyai daya ikat terhadap tanah lebih kuat. 2. Cypermetrin ( Leman ) ü Mempunyai aksi ganda : mengendaliakan dan bersifat sebagai repelen/penolak rayap. ü Mempunyai formulasi yang telah disempurnakan sehingga mampu memberikan knockdown effect yang maksimal. ü Memberikan pengendalian yang sempurna selama 5 tahun untuk pra konstruksi. ü Terikat kuat dalam tanah sehingga tidak tercuci dan tidak mencemari tanah. ü Mempunyai tekanan uap yang rendah sehingga bahan aktifnya tidak terlepas ke udara. ü Relatif aman terhadap operator selama aplikasi. ü Memberikan pengendalian maksimal dan biaya optimal. TUJUAN Mengeleminasi keberadaan koloni rayap tanah di : a. Bawah tanah sebelum menyerang bangunan b. Dalam bangunan (untuk pelanggan yang bangunanya sudah terserang) TANGGUNG JAWAB PENGGUNA JASA Untuk memperoleh hasil pengendalian hama yang optimum, maka diperlukan kerjasama dari pihak pengguna jasa dalam hal : a. Menyediakan gambar kerja yang meliputi denah pondasi, dan letak pompa air tanah/sumur. b. Mengurus perijinan untuk Terminix memasuki lokasi pembangunan dan menyediakan sumber air dan listrik di lokasi pembangunan. 2. Post-Construction a. Foundation Treatment (Pondasi) Ditujukan untuk membuat lapisan penghalang agar koloni rayap di bawah tanah tidak bisa masuk ke bangunan melalui pondasi/lantai. Tahapan pelaksanaannya sebagai berikut : i. Dilakukan pengeboran lantai (diameter 8 mm) pada kedua sisi dari dinding pondasi setiap 30-40 cm. ii. Larutan termitisida kemudian diinjeksikan ke tiap lubang (2 liter) sehingga membentuk ikatan lapisan penghalang di dalam tanah. iii. Dilakukan penutupan lubang dengan semen berwarna serupa dengan warna lantai b. Wood Treatment (Kayu) Ditujukan untuk mengeliminasi rayap yang sudah menyerang bangunan sekaligus melapisi kayu pengganti sebelum di-finishing, dengan termitisida untuk mencegah adanya serangan di kemudian hari. Tahapan pelaksanaannya sebagai berikut : i. Dilakukan pemeriksaan yang mendetail pada bangunan guna mengetahui titik serangan rayap. ii. Dilakukan pelaburan/penyuntikan/penyemprotan termitisida pada kayu yang terserang. iii. Dilakukan pelaburan/penyemprotan termitisida pada kayu pengganti sebelum di-finishing. GARANSI Garansi berupa garansi pekerjaan ulang tanpa biaya jika selama berlakunya masa garansi masih ditemukan adanya serangan rayap tanah (Subterranean Termite) di bangunan yang telah dilakukan pengendalian sebelumnya oleh Terminix. Terminix tidak menggaransi penggantian kerusakan bangunan dan barang. Garansi ini akan gugur jika terdapat penambahan bangunan dan/ material bangunan baru yang mengandung kayu tanpa dikonfirmasikan terlebih dahulu kepada pihak Terminix. Berdasarkan Surat Pemberitahuan DPP IPPHAMI (Ikatan Perusahaan Pengendalian Hama Indonesia) tertanggal 1 Oktober 1997, maka jangka waktu pemberian garansi pengendalian rayap yang resmi di Indonesia untuk bangunan yang sudah jadi/yang sedang dibangun dengan kondisi lantai bangunan sudah ditutup semen, adalah selama 3 tahun terhitung semenjak pekerjaan pengendalian mulai dilaksanakan. Sedangkan untuk bangunan yang belum dibangun adalah 5 tahun terhitung semenjak pekerjaan pengendalian mulai dilaksanakan. II. SISTEM PENGUMPANAN Metode : Termite Baiting System (TBS) dengan menggunakan metode pengumpanan Sentricon System. Cakupan hama : Rayap Tanah (Subterranean Termite) jenis Coptotermes Sp. SEJARAH SENTRICON Sentricon System mulai dikembangkan di Amerika Serikat sejak tahun 1989. Dimulai dengan penelitian para entomologis dari Universitas Florida yang menyimpulkan bahwa bahan aktif hexaflumuron merupakan bahan terbaik untuk digunakan dalam teknik pengumpanan rayap. Setelah melalui proses penelitian yang mendalam di tahun 1995 Sentricon System mulai dipasarkan kepada perusahaan-perusahaan pengendalian rayap di Amerika Serikat (salah satu yang terbesar adalah Terminix International Amerika Serikat), dan berkembang pesat hingga kini. Beberapa bangunan yang telah mempergunakan Sentricon System ini antara lain Statue of Liberty, The White House & Independence Hall. Di Indonesia, Sentricon System masuk sejak tahun 2000 dan hingga kini terbukti paling efektif untuk mengeliminasi rayap tanah jenis terganas di Indonesia yakni Coptotermes Sp. Terminix International Indonesia dengan bantuan penuh materi & bimbingan dari Terminix International Amerika Serikat kini sudah menjadi perusahaan pelaksana terbesar Sentricon System dengan pelanggan antara lain Apartment Casablanca, Apartemen Permata Hijau, Amanusa Resort Indonesia, CSIS, Rumah Sakit Awal Bross, Trakindo, Goodyear, Nestle dan ratusan bangunan komersial & residential lainnya. PROSEDUR PEKERJAAN a. Installation Dilakukan pemasangan seluruh sistem pengumpanan pada lokasi meliputi : • In-Ground Station Stasiun umpan yang ditanam ke dalam tanah di sekeliling bangunan setiap ± 5 m. Stasiun umpan berisikan kayu umpan untuk memancing rayap yang sedang mencari makanan terus menerus selama 24 jam secara acak (foraging & random). • Above-Ground Station Stasiun umpan yang dipasang langsung pada bangunan yang terserang. (hanya dipasang jika sudah ada serangan rayap aktif di bangunan). Berisikan langsung racun rayap berbentuk tissue yang disukai rayap. b. Monitoring Dilakukan pemeriksaan rutin pada In-Ground Station tiap 2 minggu sekali. Jika ditemukan adanya serangan rayap aktif pada kayu umpan, maka kayu umpan diganti dengan recuit II. Monitoring juga dilakukan pada Above-Ground Station untuk memastikan apakah umpan telah termakan dan jumlah umpan masih mencukupi sampai monitoring selanjutnya. Pada saat melakukan monitoring, dilakukan pula inspeksi pada area disekitar station dan area kritikal lainnya untuk mengetahui adanya infestasi rayap baru. c. Elimination Dilakukan pemeriksaan rutin & penambahan tissue di dalam In-Ground & Above-Ground Station tiap 2 minggu sampai koloni rayap habis tereliminasi (umumnya 3-6 bulan). d. Monitoring Lanjutan Setelah proses eliminasi koloni selesai, teknisi akan tetap melakukan monitoring pada Above-Ground Station dan mengganti Recruit II pada In-Ground Station dengan WMD / kayu umpan kembali. Pemeriksaan In Ground Station kembali dilakukan tiap 2 bulan sekali. SPESIFIKASI PENGENDALIAN Aplikasi & Peralatan yang digunakan : APLIKASI PENGENDALIAN AREA SASARAN HAMA SASARAN PERALATAN Pengumpanan Bangunan yang terserang, taman sekliling bangunan Subterranean Termite (Coptotermes Sp.) Drilling Machine, Inground Station & Above Ground Station Bahan yang akan digunakan : NAMA DAGANG BAHAN AKTIF KLASIFIKASI / GOLONGAN FUNGSI HAMA SASARAN Sentricon Hexaflumuron IGR (Insect Growth Regulator) Menghambat proses ganti kulit rayap sehingga mengakibatkan kematian Subterranean Termite – Coptotermes Sp. GARANSI Terminix menggaransi akan tereliminasinya koloni rayap tanah (Subterranean-Termite) jenis Coptotermes Sp.

Tampilkan Lebih Banyak